Melalui Visi Pembangunan Jangka Menengah Daerah 2010 – 2015 yaitu Kabupaten Bolaang Mongondow Timur Cerdas, Sehat, Kreatif Dan Berwawasan Lingkungan Menuju Masyarakat Yang Sejahtera Dan Mandiri Berbasis Perdesaan, diharapkan dapat memotivasi seluruh elemen masyarakat kabupaten dalam melakukan aktivitasnya dan tentunya perlu didukung komitmen yang kuat dari pemerintah dan masyarakat kabupaten Bolaang Mongondow Timur untuk mewujudkannya.
Buku ini berisi tentang informasi yang dibutuhkan sebagai salah satu indikator kemajuan kinerja pemerintah dan pedoman untuk berinvestasi di kabupaten Bolaang Mongondow Timur.
Secara umum informasi yang tercantum dalam buku ini antara lain Kondisi Fisik, Visi, Tujuan, Sasaran, Strategi, Arah Kebijakan, Administrasi Pemerintahan, Karakteristik Sosio Demografi, Potensi Perekonomian, Prasarana dan Sarana, Perekonomian Daerah dan Kinerja Pembangunan.
Sebagai sebuah dokumen yang dinamis, maka tentunya buku ini memerlukan masukan dan kritikan demi penyempurnaannya. Semoga buku ini dapat bermanfaat sebagai bahan evaluasi pemerintah dan masyarakat untuk mewujudkan kabupaten Bolaang Mongondow Timur yang makin cerdas, sehat, kreatif, berwawasan lingkungan, sejahtera dan mandiri.

  • Letak & Luas Wilayah

    • Kabupaten Bolaang Mongondow Timur terletak dibagian Selatan provinsi Sulawesi Utara atau diantara 0: 23’ 25’’ LU - 124: 19’ 39’’ BT dan 0: 57’ 33’’ LU - 124: 45’ 38’’ BT
    • Batas Wilayah :
      • Utara : Kabupaten Minahasa Selatan, Kabupaten Minahasa Tenggara dan Kabupaten Bolaang Mongondow
      • Selatan : Laut Maluku
      • Barat : Kota Kotamobagu, Kabupaten Bolaang Mongondow dan Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
      • Timur : Kabupaten Minahasa Tenggara dan Laut Maluku
    • Luas Wilayah : ± 910,176 km² atau sekitar 5,95 % dari luas wilayah Provinsi Sulawesi Utara.
    • Panjang garis pantai : ± 122,878 km dengan karakteristik sebagian besaradalah pantai berpasir membentang dari teluk Buyat hingga teluk Jikobelanga dan pulau Lampu. Panjang pantai tiap kecamatan
      menurut pengukuran Citra Satelit (2012) yaitu : kecamatan Kotabunan (± 25,51 km), kecamatan Tutuyan (± 27,016
      km), kecamatan Nuangan (± 70, 35 km). Luas wilayah laut 4mil : 466,02 km².
  • Topografi

    Sebagian besar wilayah kabupaten Bolaang Mongondow Timur merupakan wilayah relatif datar (kelerengan 0–8 %) dengan luas 12.745,06 hektar atau 14 %, landai (kelerengan 8–15 %) dengan luas 4.496,08 atau 4,94 %, agak curam (kelerengan 15-25 %) dengan luas 14.011,65 Hektar atau 15,39 %. dan wilayah curam dengan kelerengan 25 % - 40 % adalah 37.021,03 hektar atau 40,67 %, sedangkan sangat curam dengan kelas lereng > 40 % seluas 22.743,77 hektar atau 24,99 %.
    Untuk ketinggian wilayah bervariasi di tiap kecamatan, ketinggian 0-175 m dpl terdapat: Kecamatan Kotabunan, Tutuyan, dan Nuangan. Sedangkan ketinggian 175-1.750 m dpl terdapat di kecamatan Kotabunan, Tutuyan, dan Nuangan, Modayag dan Modayag Barat.
    Dilihat dari tekstur tanahnya, maka sebagian besar daerah kabupaten Bolaang Mongondow Timur terdiri dari tanah . Dystropepts, Dystrandepts, Tropaquepts, Humitropepts, Tropudalfs, Tropohumults, Tropudults, Troporthents, Eutropepts, Hydrandepts, Rendolls, Sulfaquents, Hydraquents, Fluvaquentd, Tropohemists, Tropopsamments.

  • Peta Daerah

  • Keadaan Iklim

    Kabupaten Bolaang Mongondow Timur secara umum beriklim tropis dengan suhu berkisar 28°C -30°C dengan suhu rata-rata pertahun 29°C. Suhu terendah terjadi pada bulan November dan Desember sedangkan tertinggi pada bulan Juni dan Juli. Curah hujan dipengaruhi oleh keadaan iklim, keadaan topografi dan perputaran/pertemuan arus udara. Jumlah curah hujan cukup tinggi, mencapai 2000 - 3000 milimeter.
    Berdasarkan zona agroklimat, daerah ini tergolong dalam zona B1, B2 dan C2. Menurut klasifikasi Smith-Ferguson, tipe iklim di wilayah Utara kabupaten ini adalah tipe B dengan curah hujan rata-rata 1200-1350 mm/tahun (120 hari hujan), daerah basah dengan vegetasi hutan hujan tropik. Sedangkan menurut Koppen, termasuk tipe Bf yaitu hujan tropik dengan ciri-ciri selalu basah, hujan 60 mm/bulan.

  • Lingkungan Hidup

    Dampak kegiatan manusia dan gejala alam mempengaruhi kondisi lingkungan hidup di kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Dampak tersebut dapat mengganggu kualitas dan kelestarian lingkungan hidup. Adanya aktifitas pertambangan, kebakaran hutan, indikasi pencemaran air, gangguan Daerah Aliran Sungai (DAS), pembalakkan liar, konversi lahan dapat mengancam keseimbangan ekosistem secara luas yang dapat menyebabkan kerusakan lingkungan hidup.
    Dalam wilayah kabupaten Bolaang Mongondow Timur terdapat 7 (tujuh) Daerah Aliran Sungai (DAS) dengan luas hamparan mencapai 910.017,6 ha, yang terdiri dari DAS Buyat - Kotabunan (73.955,34 ha), DAS Lembean - Likupang (97,54 ha), DAS Molibagu – Pinolosian (122,95 ha), DAS Ongkag – Dumoga (11.153,52 ha), DAS Poigar – Tenga (5.586,91 ha), yang meliputi sungai, DAS Ranoyapo (101,32 ha), serta DAS Tondano (0,02 ha) (Sumber : peta DAS Kabupaten Bolaang Mongondow Timur 2013).