Boltim Akan Miliki Pelabunan Perikanan

TUTUYAN - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) usulkan pembangunan pelabuhan perikanan terpadu di Desa Jiko ke pemerintah pusat. Kepala DKP Boltim, Iksan Pangalima mengatakan pihaknya mengajukan pembangunan pelabuhan terpadu di Desa Loyow.

"Proposal sudah dikirim, kita menunggu jawaban. Pihak KKP (Kementerian) minta tak perlu ke Jakarta nanti mereka yang memberitahukan," ujar Iksan, pada Senin (23/6/2014).
Diusulkannya, Desa Jiko sebagai lokasi pembangunan pelabuhan perikanan disebabkan sesuai Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Boltim, Kecamatan Nuangan sebagai pusat pengembangan perikanan. "Diusulkan juga pembangunan pabrik es skala kecil sekitar Rp 1,5 miliar, namun listrik di Boltim sering padam, ini kendalanya," bebernya.
Sayangnya, akan dibangun juga pelabuhan perikanan di Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) yang keberadaannya sangat dekat dengan wilayah tersebut. "Masalahnya Bolsel juga akan membangun pelabuhan perikanan yang jaraknya dekat," bebernya.
Pihaknya juga mengajukan pembangunan TPI di Kotabunan senilai Rp 2,5 miliar, pengadaan armada kapal pengawas perikanan Rp 850 juta, perahu pemburu tuna 10 unit Rp 3 miliar, lanjutan pembangunan balai beni ikan Rp 2 miliar dan pengadaan sarana air bersih untuk masyarakat pesisir Rp 1,5 miliar. "Ada juga pengadaan bagan, rakit dan pengadaan bibir ikan," bebernya.