Pemkab Boltim Rangkaikan Peringatan Tiga Hari Besar Sekaligus

BOLTIM – Kamis (25/4/19) bertempat di Halaman Kantor Bupati, Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menggelar Upacara  Peringatan Hari Kartini, Hari Otonomi Daerah ke-XXIII, Apel Korpri dan Hari Kesiapsiagaan Bencana tahun 2019 yang jatuh pada  tanggal 26 April.

 

Kegiatan tersebut, sebagaimana arahan Presiden Republik Indonesia pada Rakornas penanggulangan bencana tahun 2019. Seperti yang disampaikan Bupati Boltim, Sehan S. Landjar SH.

 

“Edukasi dan Mitigasi (upaya mengurangi resiko) kebencanaan harus dimulai tahun ini, terutama didaerah rawan bencana. Mulai dari sekolah melalui para guru, kepada masyarakat, para pemuka agama serta melaksanakan penanaman pohon secara berkala dan berkesinambungan,” sebut Landjar.

 

Dalam waktu Tiga tahun terakhir lanjut Landjar, secara nasional realisasi penanaman pohon selalu melebihi target berkat optimisme dan partisipasi seluruh masyarakat.

 

“Sampai dengan bulan Desember 2018, kita bangsa Indonesia berhasil menanam sebanyak 1,1 Miliar pohon. Sebuah prestasi yang sangat membanggakan karena tanam dan pelihara pohon telah menjadi budaya masyarakat Indonesia,” tukasnya.

 

Berkaitan dengan itu, lebih lanjut kata Landjar, Dirinya berharap melalui Hari Kasiapsiagaan Nasional tersebut, dapat direalisasikan melalui peningkatan gerakan penanaman pohon dengan selalu melibatkan seluruh komponen masyarakat agar berpatisipasi secara aktif dalam mewujudkan hutan dan lingkungan alam yang lestari.

 

“Kepada para tokoh pemuda, anak-anak sekolah, tokoh masyarakat dan juga wartawan, Saya minta untuk membantu menyadarkan masyarakat akan pentingnya memelihara lingkungan, hutan dan alam sekitar kita. Membangun kebiasaan menanam seharusnya menjadi kebutuhan secara berkelanjutan. Kepada warga masyarakat dalam mensukseskan kegiatan ini, agar mulai menanam dari pekarangan, lebih baik mempertahankan pohon dan hutan yang masih ada dari pada harus menanam kembali yang memerlukan waktu belasan tahun untuk menjadi besar,” ajak Bupati Landjar.

 

Sejatinya tambah Dia, kesiapsiagaan bencana harus dimulai dari diri kita sendiri. Setiap orang, setiap rakyat di Boltim dengan berbagai latar belakangnya harus memahami betul bahwa penanggulangan bencana adalah merupakan sikap tekad diri kita untuk siap mengatasi ancaman bencana sebelum terjadi.

 

“Untuk itu, melalui peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana tahun 2019 ini Saya harapkan mampu membangun kesadaran partisipatif, memperkuat semua elemen yang terkait didaerah, pemerintah daerah, TNI, POLRI, LSM dan masyarakat dalam penanggulangan bencana sehingga semua pihak memiliki kapasitas dan kapabilitas kesiapsiagaan bencana,” harap Landjar.

 

Turut hadir dalam rangkaian acara tersebut yakni, Wakil Bupati Boltim, Sekertaris Daerah, pimpinan dan anggota DPRD Boltim, Forkopimda, Gabungan Organisasi Wanita, Dharma Wanita Persatuan, TP-PKK Boltim, IBI, PIAD (Persatuan Isteri Anggota DPRD), BKMT, kaum ibu dan aparat desa beserta jajarannya. (Diskominfo)